Article

Tahu Adab di Elevator Dong!

Oleh: Abu Netro

——————————

 

Elevator seperti transportasi publik membuat orang berdiri dempet-dempetan. Di ruang ini hanya ada dua pengalaman yang umum terjadi. Pengalaman biasa dan pengalaman ‘menyiksa’.

Seorang teman pernah bercerita ketika berangkat kerja dia satu elevator dengan seorang yang bau  badannya sangat mengganggu. “Akhirnya gue keluar, padahal kantor gue masih berapa lantai lagi,” cerita teman itu.”Abis gue mau muntah.”

Selain soal bau badan, sikap, suara, bahasa tubuh, tatapan mata, juga bisa jadi masalah. Makanya sebelum naik elevator, kita juga perlu tahu adabnya. Ya, adab! Kedengarannya berat, tetapi kalau sudah menyangkut kenyamanan orang lain, sebaiknya memang kita tidak boleh anggap remeh toh. Karena kadang kita tidak sadar membuat orang lain tersiksa atau minimal terusik. Kita juga tidak mau kan ada di posisi korban.

Nah ini adab yang perlu diperhatikan saat naik elevator.

          SEBELUM NAIK 

  1. Tunggu orang dalam elevator keluar, sebelum Kamu masuk.
  2. Tahan pintu untuk yang lain, terutama mereka yang kesulitan (membawa anak, belanjaan, atau barang yang berat)
  3. Siapa yang datang dia yang duluan masuk elevator. Kecuali ada orang yang membutuhkan seperti orangtua, ibu hamil, orang cacat.
  4. Jika sudah di dalam dan masih ada tempat kemudian ada yang coba masuk saat pintu akan tertutup, maka tekanlah tomboh untuk membuka pintu.
  5. Tutup payung sebelum masuk elevator.
  6. Jangan tahan elevator di lantaimu.
  7. Bilang ‘permisi’ saat keluar, jangan pernah begitu saja menyikut orang, atau meminggirkan orang di depan Kamu dengan tangan.

 

          OBROLAN DI ELEVATOR

  • Ingat enggak ada orang di elevator yang mau berbagi ruang dengan jarak yang minim dengan orang lain terutama yang tidak dikenal, kita semua melakukannya karena terpaksa. Jadi, jangan banyak omong. Minimalisir percakapan!
  • Kalau ada teman atau kenalan Kamu satu elevator, Kamu bisa memberinya salam, tetapi jangan mancing percakapan panjang.

         DI DALAM 

  • Beri ruang untuk orang lain. Jika masuk lebih dulu menepilah ke dinding elevator. Bila lantai yang kamu tuju paling dekat, berdirilah ke bagian samping.
  • Enggak usah keras-keras volume headsetnya yang bikin satu elevator keberisikan.
  • Jangan sampai terlalu dekat dengan orang kalau ruangan masih kosong. Apalagi sampai bisa cium bau sampo orang.
  • Kalau elevator kelebihan muatan, orang yang terakhir masuk, dia yang harus keluar. Kecuali manula dan orang yang membutuhkan prioritas.
  • Jangan semprot minyak wangi di elevator.
  • Tutup mulut dengan kain atau tangan saat menguap, bersin atau batuk.
  • Jangan lihat orang lamalama. Atau melakukan tatapan yang menembus ruang personal orang lain sehingga bikin mereka canggung!
  • Jangan mengetukngetuk, dinding atau menginjak-nginjak lantai seperti sedang tap dancewalau sedang cemasOrang lain bisa lebih stres dengan kelakuan Anda.
  • Bawa tas di depan, atau dijinjing. Tas gendong bisa membuat orang lain dibelakang Kamu kesulitan.(berbagai sumber)
Be Sociable, Share!
179 views

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

cool good eh love2 cute confused notgood numb disgusting fail